Membuat Raindrop dengan CSS3

Keajaiban CSS3..
Sementara caru bisa dinikmati oleh pengguna firefox saja, utk chrome & safari silakan codenya diganti sendiri :em0100:



Source:
http://mozilla.seanmartell.com/raindrop/


HTML Code:

<div class="logo">
        <div class="raindrop0"></div>
        <div class="raindrop1"></div>
        <div class="raindrop2"></div>
        <div class="raindrop3"></div>
        <div class="raindrop4"></div>
        <div class="raindrop5"></div>
        <div class="raindrop6"></div>
        <div class="raindrop7"></div>
        <div class="raindrop8"></div>
</div>

CSS
Code:

.logo {
        position: relative;
        width: 256px;
        height: 256px;
        margin: 20px auto;
}

.raindrop0 {
        position: absolute;
        top: 64%;
        left: 0px;
        width: 100%;
        height: 50%;
        -moz-border-radius: 100%;
        background: transparent -moz-radial-gradient(50% 50%, ellipse farthest-corner, rgba(0,0,0,0) 0%, rgba(0,105,149,0.4) 37%, rgba(80,80,80,0.1) 47%, rgba(80,80,80,0) 58%);
}

.raindrop1 {
        position: absolute;
        top: 0px;
        left: 0px;
        width: 100%;
        height: 100%;
        -moz-border-radius-bottomright: 100%;
        -moz-border-radius-topright: 100%;
        -moz-border-radius-bottomleft: 100%;
        background: transparent -moz-radial-gradient(20% 20%, rgba(255,255,255,1) 22%, rgba(255,255,255,0.2) 30%, rgba(74,193,186,0.5) 45%, rgba(0,168,243,0.7) 65%, rgba(255,255,255,1) 100%);
}

.raindrop2 {
        position: absolute;
        top: 3%;
        left: 3%;
        width: 94%;
        height: 94%;
        -moz-border-radius-bottomright: 100%;
        -moz-border-radius-topright: 100%;
        -moz-border-radius-bottomleft: 100%;
        background: transparent -moz-radial-gradient(30% 55%, circle cover, rgba(0,105,149,0) 70%, rgba(0,105,149,0.8) 80%);
}

.raindrop3 {
        position: absolute;
        top: 3%;
        left: 3%;
        width: 94%;
        height: 94%;
        -moz-border-radius-bottomright: 100%;
        -moz-border-radius-topright: 100%;
        -moz-border-radius-bottomleft: 100%;
        background: transparent -moz-radial-gradient(50% 10%, ellipse cover, rgba(0,105,149,0) 73%, rgba(0,105,149,0.3) 80%);
}

.raindrop4 {
        position: absolute;
        top: 0px;
        left: 0px;
        width: 100%;
        height: 100%;
        -moz-border-radius-bottomright: 100%;
        -moz-border-radius-topright: 100%;
        -moz-border-radius-bottomleft: 100%;
        -moz-box-shadow:
                inset rgba(124, 197, 238, 1) 0px 0px 48px;
}

.raindrop5 {
        position: absolute;
        top: 0px;
        left: 0px;
        width: 100%;
        height: 100%;
        -moz-border-radius-bottomright: 100%;
        -moz-border-radius-topright: 100%;
        -moz-border-radius-bottomleft: 100%;
        background: transparent -moz-radial-gradient(30% 30%, ellipse cover, rgba(0,105,149,0) 50%, rgba(255,255,255,0.9) 72%, rgba(255,255,255,0.6) 90%);
}

.raindrop6 {
        position: absolute;
        top: 35%;
        left: 10%;
        width: 80%;
        height: 60%;
        -moz-transform: matrix(1, -0.5, 0, 1, 0, 0);
        background: transparent -moz-radial-gradient(73% 73%, ellipse farthest-corner, rgba(145,240,234,0.8) 6%, rgba(145,240,234,0.1) 25%, rgba(145,240,234,0) 30%);
}
.raindrop7 {
        position: absolute;
        top: 45%;
        left: 20%;
        width: 75%;
        height: 55%;
        -moz-transform: matrix(1, -0.5, 0, 1, 0, 0);
        background: transparent -moz-radial-gradient(73% 73%, ellipse farthest-corner, rgba(255,255,255,1) 6%, rgba(255,255,255,0.1) 25%, rgba(255,255,255,0) 30%);
}

.raindrop8 {
        position: absolute;
        top: 0px;
        left: 0px;
        width: 100%;
        height: 100%;
        -moz-border-radius-bottomright: 100%;
        -moz-border-radius-topright: 100%;
        -moz-border-radius-bottomleft: 100%;
        -moz-box-shadow:
                inset rgba(191, 235, 255, 0.8) 0px 0px 12px;
}

Read more

Obat Pencegah Liver

Gabrielle atau yang akrab disapa Elle menderita liver & empedu akut yang berkepanjangan. Beberapa rumah sakit dan dokter ternama sudah pernah menangani penyakitnya, tetapi tidak membawa kesembuhan yang baik. Setelah didiagnosa dokter mengatakan ini hanya kurang minum saja, tetapi kenyataannya tidak demikian. Elle semakin gusar dan pesimis dengan penyakitnya. Akibat penyakit yang dideritanya, seluruh badan dan mukanya menjadi kuning, mata jadi rabun, tetapi anehnya Elle merasa sehat-sehat saja. Menurutnya perasaan itu datang dengan sendirinya dan itu yang namanya iman akan kekuatan Tuhan akunya.

“Saya sudah berobat dan minum obat-obata dari dokter tetapi belum sembuh-sembuh juga, tetapi karena keyakinan saya akan kuasa Tuhan yang sangat besar atas hidup saya makan saya mengalami kesembuhan lewat XAMthone plus,” tutur wanita asal Bandung, Jawa Barat ini.

Sebelum minum XAMthone plus Elle bahkan sering menggunakan produk-produk kesehatan dari luar negeri. Tetapi setelah minum XAMthone kekuatan imannya menjadikannya sembuh. “Saat pertama saya minum 30 ml kepala saya rasanya sakit sekali, saya minum air putih yang banyak. Kali kedua saya teguk XAMthone rasa sakitnya sampai ke empedu, rasanya seperti itu,” kisahnya.

Walaupun saat minum XAMthone Elle merasakan sakit kepala, sakit dalam empedu dan segala perasaan yang tidak mengenakan, semua itu tidak membuat Elle berhenti minum. “Kembali lagi pada iman saya pada yang menciptakan saya yaitu Tuhan,” lanjutnya penuh keyakinan. Setelah menghabiskan sebotol XAMthone dalam waktu 1 minggu kurang lebih penyakitnya sembuh total. Dalam kesempatan itu Elle memberikan tips minum XAMthone plus bagi para penderita liver dan empedu seperti dirinya atau penderita penyakit lainnya yang mengalami reaksi seperti yang disebutkannya di atas.

“Minumlah air putih segelas, 10 menit kemudian minum XAMthone, terus minum air putih lagi, dan jangan lupa berdoa serta jangan berhenti minum XAMthone plus sampai sembuh total, bahkan kalaupun sudah sembuh lebih baik teruskan saja minumnya dengan mengurangi dosisnya. Seperti saya, saat menjalani terapi saya minum 3 kali sehari sesudah makan, setelah sembuh hanya sekali saya minum yaitu pada malam hari sebelum tidur sesudah makan,”
Pengetahuan Tentang Liver


LIVER Adalah penyakit hati menahun / kronis yang ditandai dengan proses peradangan (hepatitis), nekrosis (kematian jaringan) hati, penambahan jaringan ikat (yang batasnya tidak jelas) dengan terbentuknya gumpalan – gumpalan / pembengkakan kecil jaringan (nodus) yang mengganggu susunan dan fungsi hati.

Penyebab Liver, antara lain :
  • Hepatitis Virus
  • Alkohol
  • Gangguan Metabolik
  • Diabetes mellitus
  • Penyakit penimbunan glikogen,
  • Hemokromatosis (keadaan menumpuknya zat besi (Fe) secara berlebihan dalam hati, limpa, kulit akibat gangguan metabolisme)
  • Penyumbatan aliran empedu intrahepatic dan ekstrahepatic yang lama/kronik
  • Gangguan imunitas (hepatitis lupoid)
  • Toksin dan obat – obatan (golongan metotreksat)
  • Salah gizi
  • Infeksi penyakit yang kronis
  • Operasi usus pada keadaan kegemukan,dll
Gejala Liver, antara lain :
  • Tidak bugar
  • Gangguan makan (mual, muntah)
  • Pembengkakan bagian tubuh karena penumpukan cairan (Ascites)
  • Perdarahan saluran cerna (Hematemesis melena)
  • Penyakit kuning (Ikhterus )
  • Penurunan kemampuan kerja

Jadi segera kenali gejala awal penyakit liver anda dan segera obati dengan obat herbal liver XAMthone plus. Cara mengobati liver dan empedu dengan XAMthone plus memberi bukti bukan janji.
Read more

Hobi Baru Cewek yang Aneh dan Unik

fist in mouth Why? (15 Photos)

Practice makes perfect, I guess. There is a bizarrely clever site out there actually called hotchickswithfistsintheirmouths if you want more of this. And who wouldn’t?


 Why? (15 Photos)

 Why? (15 Photos)

 Why? (15 Photos)

 Why? (15 Photos)

 Why? (15 Photos)

 Why? (15 Photos)

 Why? (15 Photos)

 Why? (15 Photos)

 Why? (15 Photos)

 Why? (15 Photos)

 Why? (15 Photos)

 Why? (15 Photos)

 Why? (15 Photos)

 Why? (15 Photos)

 Why? (15 Photos)
Read more

Khasiat Obat Herbal

Obat herbal merupakan cara alternatif lain dalam menyembuhkan penyakit, selain menggunakan obat kimia. Obat herbal terbuat dari ramuan atau tanaman alami sehingga aman untuk di konsumsi dan bebas dari efek samping yang berlebihan. Ada beberapa kelebihan dari obat herbal:
obat herbal

- a. Tidak ada efek samping jika digunakan pada dosis normal.

Hal ini terjadi karena obat herbal tersusun oleh bahan-bahan organik yang kompleks. Dengan kata lain obat herbal dapat dianggap sebagai makanan yang berarti bahan yang dikonsumsi guna memperbaiki organ atau sistem yang rusak. Kelebihan obat herbal yang digunakan tentu menyebabkan efek samping seperti halnya kelebihan makanan. Sebagai hasilnya, sebagai kuncinya, dosis yang dianjurkan untuk penggunaan herbal adalah dosis tradisional dan sedikit dikurangkan.

b. Efektif, bahkan untuk penyakit yang sulit diobati secara medis.

Berdasarkan pengalaman turun-temurun yang tertulis maupun lisan, dan kemudian dipelajari dari berbagai aspek seperti botani, kimia dan farmakologi. Pendekatan dalam penggunaan herbal ditekankan pad aspek farmakologi yang merupakan fungsi herbal tersebut dalam proses pengobatan.

c. Harga murah dan dapat ditanam sendiri.

Terutama jika kita dapat menanam sendiri dengan membuat tanaman obat keluarga (TOGA) yang meliputi tanaman untuk pengobatan dan pemeliharaan kesehatan. Harga Akan meningkat jika obat herbal itu diperoleh dalam bentuk simplisia yang dikeringkan. Akan meningkat lagi jika dikonsumsi dalam bentuk the atau kapsul. Bahkan akan menjadi cukup tinggi jika dalam bentuk ekstrak.

d. Aplikasinya lebih sederhana.

Jika diagnosa sudah jelas maka pengobatan dapat dilakukan di rumah dengan bantuan anggota keluarga yang lain. Bantuan dokter dibutuhkan untuk diagnosis yang benar berdasarkan data laboratorium. Rekomendasi terapi dapat diberikan oleh dokter yang juga herbalis, tetapi perawatannya bisa di rumah oleh anggota keluarga.

Read more

Czech Government Scholarships

Read more

Cambridge International Scholarship Scheme (CISS) (UK)

Read more

Beasiswa Clarendon Fund, University of Oxford, UK

Read more

Beasiswa S2 MSc Scholarship TU Delft

Read more

Diputusin dengan Alasan Bullshit, Pernah Gak?



Kalo kamu pernah pacaran atau terlibat dalam sebuah hubungan asmara, besar kemungkinan kamu pernah merasakan pahitnya putus cinta. Nah, putus cinta ini biasanya memerlukan alasan dan terkadang orang-orang itu gak memiliki alasan yang cukup bagus buat putus. Terkadang ada alasan-alasan yang begitu bullshit dan generiknya sampe-sampe semua orang menggunakannya ketika gak tau harus ngasih alesan apa lagi. Berikut adalah 4 hal paling bullshit yang digunakan orang sebagai alasan buat putus.

“Aku Mau Serius Belajar”

Sebenernya sih gak ada yang salah dengan alasan ini. Kalau emang yang bersangkutan beneran mau serius belajar. Problemnya, dari pengalaman hidup, sebagian besar orang yang menggunakan alasan ini sebenernya gak bener-bener “mau serius belajar”. Emang seberapa banyak sih waktu yang kamu perluin buat “serius belajar”? Emang kamu bakal ngurung diri kamu 24 jam sehari / 7 hari seminggu / 30 hari sebulan / 365 hari setahun? Kamu biarawan/biarawati? Ngga juga kan? Kamu pasti keluar main juga dong? Kenyataannya banyak orang yang “serius mau belajar” ini gak lama kemudian juga punya pacar lagi kok. Dasar pembohong.

“Sejak Sama Kamu, Aku Gak Jadi Diri Aku Sendiri”

Oh, ok. Siapa suruh selama ini kamu gak jadi diri kamu sendiri? Apakah pacar kamu itu menuntut kamu jadi orang yang beda? Kenapa kamu mau? Kalo kamu dari awal emang gak suka diatur-atur bilang dong. Paling ngga kamu bisa putus lebih awal dengan bilang, “Oh aku gak bisa kayak gitu. Kalo kamu gak mau terima aku apa adanya, ya udah deh.” Gitu lebih enak bukan? Kayaknya ada prinsip yang kuat gitu. Kalo kamu menggunakan alasan “sejak sama kamu aku gak jadi diri aku sendiri” itu kesannya kamu memanfaatkan sebuah hal yang tadinya kamu terima dengan baik-baik aja trus kamu balikin jadi senjata buat nyerang pacar kamu.

“Kita Udah Beda Aja”

Mungkin kamu belum tahu ya, tapi semua orang itu pada dasarnya dilahirkan berbeda. Gak ada orang yang 100% sama. Jadi menggunakan alasan kita udah beda untuk putus itu sungguhlah bullshit, karena dari awal kamu kenal sama si dia aja, kamu udah beda sama pacar kamu. Trus sekarang tiba-tiba kamu pake alesan bahwa kamu “udah beda”. Beda apanya lagi? Yang jelas dong.

“Kamu Terlalu Baik”

Jadi kalo kamu berencana mau mutusin pacar kamu, tolong gunakan alasan yang berbeda ya. Bingung mau pake alasan apa?
Read more